ARTIKEL TERKINI

FORMULIR PENDAFTARAN MAHASISWA BARU PROGRAM ALIH JENJANG + BROSUR PSKM 2014

Minggu, 25 Mei 2014 | 20.27

Berikut kami informasikan link untuk mengunduh FORMULIR PENDAFTARAN MABA PSKM 
Program Alih Jenjang dan Brosurnya (klik untuk mengunduh)




Penting
Mohon Menggunakan Kertas Berwarna Kuning untuk mencetak Formulir Pendaftaran Alih Jenjang 2014

SYARAT PESERTA
Program Reguler 
  1. Lulusan SMU, MAN (IA/IS), SMK Farmasi/Telkom Tahun 2012 s/d 2014 
  2. Fotokopi raport semester 5 yang dilegalisir oleh sekolah bagi siswa tahun 2014 
  3. Fotokopi Ijazah dan UAN yang dilegalisir sebanyak 1 (satu) lembar untuk lulusan tahun 2012 dan 2013
  4. Kartu Identitas Diri 
  5. Pasfoto terbaru ukuran 3x4 cm sebanyak 2 (dua) lembar

Program Alih Jenjang
  1. Lulusan D3 Kesehatan (Kesehatan Lingkungan, Gizi, Keperawatan, Analis Kesehatan, Kebidanan, Rekam Medik, dll) 
  2. Fotokopi Ijazah dan Transkrip Nilai D3 yang dilegalisir sebanyak 1 (satu) lembar 
  3. Kartu Identitas Diri 
  4. Pasfoto terbaru ukuran 3x4 cm sebanyak 2 (dua) lembar 
  5. Surat izin belajar / Surat Tugas dari instansi asal

FILM PENDEK HASIL KARYA MAHASISWA PSKM BERSAING DI AJANG PEMILIHAN MAPRES NASIONAL 2014

Senin, 19 Mei 2014 | 18.19

Setelah sukses meraih prestasi sebagai Mahasiswa Berprestasi Se Universitas Lambung Mangkurat Tahun 2014, pekerjaan besar yang menanti di depan adalah bersaing dalam ajang pemilihan Mahasiswa Berprestasi Tahun 2014 di Tingkat Nasional. Berbagai Persiapan telah dilakukan diantaranya yang paling menyita waktu adalah pembuatan film pendek sebagai media pemaparan program yang di usung oleh Vina Yulia Anhar dan team pada pemilihan tingkat nasional tersebut. Setelah melalui berbagai tahap dan proses yang berliku akhirnya film pendek tersebut dapat diselesaikan. Berikut adalah filmnya


Ayo tunjukkan dukungan kalian dengan klik tombol "Like" untuk video tersebut

KESMAS UNLAM DI DAULAT MENJADI TUAN RUMAH RAPIMWIL II ISMKMI

Kamis, 15 Mei 2014 | 23.38

Samarinda, - Bertepatan dengan agenda Muswil II ISMKMI yang bertempat di Universitas Widyagama Mahakam pada 9 mei 2014 yang lalu, ISMKMI juga melakukan kegiatan pemilihan tuan rumah Kegiatan Rapat Pimpinan Wilayah (RAPIMWIL) II ISMKMI yang akan di gelar pada Desember 2014 yang akan datang. RAPIMWIL tersebut juga akan diikuti serangkaian acara kegiatan yang terkait keilmuan kesehatan masyarakat.

Dalam proses musyawarah dicapai kesepakatan bahwa UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT ditetapkan sebagai tuan rumah RAPIMWIL II ISMKMI . Pemilihan UNLAM sendiri atas beberapa pertimbangan, yakni :
  1. Saat di Rapimnas Makasar, UNLAM telah menawarkan konsep baru agenda ISMKMI. 
  2. Kader ISMKMI dari UNLAM (Deni Frayoga) telah beberapakali menjadi SC kegiatan Nasional ISMKMI salah satunya HUT ISMKMI di Palu, desember 2013 lalu. Dan menjadi penasehat teknis Rakornas dan HUT ISMKMI di Purwojerto bulan November 2014 mendatang. 
  3. UNLAM aktif dalam menyelenggerakan acara-acara keilmuan tingkat nasional, sehingga sangat menjanjikan untuk keberhasilan RAPIMWIL. 
  4. UNLAM pernah menjadi tuan rumah muswil terbaik pada tahun 2012, saat masa sekjend Nilna (Unand) dan Korwil II Winny (UNSIL).
Beberapa pertimbangan diatas sangat menguatkan UNLAM untuk menjadi tuan rumah RAPIMWIL II ISMKMI Desember 2014. Mengenai konsep acara, telah memiliki rancangan yang sudah dikoordinasikan dengan ketua HIMA Kesmas UNLAM. Konsep yang telah diajukan yaitu digelarnya kegiatan-kegiatan sebelum Rapimwil:
  1. Scientific Festival of Public Health, yaitu pentas kompetisi ilmiah tingkat nasional khusus mahasiswa kesehatan masyarakat. 
  2. Olimpiade of Public Health, yaitu olimpiade ilmu kesehatan masyarakat yang terdiri dari 8 bidang keilmuan tingakat wilayah yang meliputi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat dan Kalimantan. 
  3. Seminar Nasional Universal Coverage berikut dengan oral presentation dan call for paper
  4. Intermediate Training of Public Health (IToPH) yaitu pelatihan bagi kader ISMKMI calon pengurus wilayah maupun nasional.
Konsep acara tersebut mendapat apresiasi positif dari Dewan Pengawas Nasional yaitu Abdul Aziz (FKM UI) dan rekomendasi dari Sekjend ISMKMI. Menurut Deni Frayoga (Kadiv Litbang Keilmuan) ini merupakan salah satu upaya untuk menjadikan wilayah 2 sebagai percontohan pengembangan keilmuan. “di satu sisi juga UNLAM mendapatkan keuntungan jika berhasil menyelenggarakannya yaitu UNLAM akan menjadi kampus percontohan atau unggulan dalam pengembangan keilmuan. Jika di wilayah 1 sudah ada Universitas Andalas, di wilayah 3 ada Universitas Airlangga maka wilayah 2 ada Univeritas Lambung Mangkurat (UNLAM) yang menjadi kampus percontohan keilmuan. Warga UNLAM harus optimis dan meyambutnya dengan penuh semangat. Konsep seperti ini belum pernah dilakukan oleh institusi manapun yang menjadi tuan rumah agenda nasional maupun wilayah. Kita membuat konsep kita yang mengajukan konsep maka kita jugalah yang harus menjadi pelopor pelaksananya,” pungkas mahasiswa yang menjadi Dewan Redaksi BIMKMI.

kontributor : Rozy Hermawan , Mentari Ruthma Putri ,Norma Yunita

DIVISI LITBANG HIMA KESMAS KEMBALI GELAR KAJIAN & DISKUSI KURIKULUM KESMAS

Senin, 28 April 2014 | 19.35

Banjarbaru 28 April 2014, Divisi Litbang Keilmuan HIMA Kesmas FK Unlam menggelar kajian dan diskusi kurikulum pendidikan kesehatan. Acara tersebut dimoderatori oleh Deni Frayoga yang saat ini menjabat Kadiv. Litbang Keilmuan HIMA Kesmas dan Fauzie Rahman, SKM, MPH (Sekretaris Prodi Kesehatan Masyarakat FK UNLAM) selaku penyaji. Ada beberapa hal penting dalam kajian dan diskusi tersebut, diantaranya seorang SKM harus memiliki 8 kompetensi utama yaitu:
  1. Kemampuan untuk melakukan kajian dan analisa (Analysis and Assessment)
  2. Kemampuan untuk merencanakan dan mengembangkan kebijakan kesehatan (Policy development and program planning)
  3. Kemampuan untuk melakukan komunikasi (Communication skill)
  4. Kemampuan untuk memahami budaya local (Cultural competency/local wisdom)
  5. Kemampuan untuk melakukan pemberdayaan masyarakat (Community dimensions of practice)
  6. Memahami dasar-dasar ilmu kesehatan masyarat (Basic public health sciences)
  7. Kemampuan untuk merencanakan dan mengelola sumber dana (Financial planning and management)
  8. Kemampuan untuk memimpin dan berfikir sistim (Leadership and systems thinking/total system)
Saat ini PSKM UNLAM menjadi 4 institusi pertama yang mulai menerapkan 8 kompetensi utama yang diaplikasikan kedalam standar kompetensi dari masing-masing mata kuliah.

Selain terkait 8 kompetensi utama hal-hal penting yang dalam diskusi tersebut diantaranya:
  1. Terkait dengan uji kompetensi kesehatan masyarakat, tahun ajaran 2015-2016 akan dilaksanakan uji kompetensi. Menunggu kebijakan dari AIPTKMI, dan bila AIPTKMI mengharuskan tahun 2015 untuk uji komptensi, PSKM UNLAM siap.
  2. Terkait opini yang beredar di masyarakat bahwa SKM kalah dengan D-3, kita harus bijak menanggapinya. Bahwa SKM berbeda dengan D-3, SKM bukanlah tenaga teknis lapangan di bidang kesehatan, tapi SKM adalah tenaga profesional di bidang kesehatan masyarakat yang menguasai 8 bidang keilmuan kesehatan yaitu:  Epidemiogi penyakit menular & tidak menular, Administrasi kebijakan kesehatan, Promosi kesehatan dan ilmu perilaku, Gizi kesehatan masyarakat, Kesehatan reproduksi dan KIA, Kesehatan lingkungan, Keselamatan, kesehatan kerja (K3), Biostatistika 
  3. Terkait banyaknya tenaga medis yang terjun ke dalam dunia kesehatan masyarakat, seperti dokter yang mengambil S-2 Public Health. SKM harus bijak dalam menyikapi hal tersebut tidak boleh terjebak dalam fanatisme dan egoisme profesi. SKM harus mampu menyatu dengan tenaga kesehatan lainnya, karena dalam mewujudkan masyarakat yang sehat perlu 4 pilar kesehatan yaitu preventif, kuratif, promotif dan rehabilitatif. Kalau bukan karena jasa para pendiri sekolah kesmas yang notabene adalah seorang dokter dari UI kita belum tentu ada. Kita mengenal sosok Prof. Ascobat Gani seorang bapak public health indonesia yang notabene basicnya pendidikan dokter dari FK UI, Bapak dr. Adang Bachtiar, MPH, Sc.D Ketua IAKMI yang turut memperjuangkan kemajuan pendidikan kesehatan masyarakat Indonesia dan di Kalimantan Selatan sendiri kita mengenal Bapak dr. Adenan, M.Kes yang merupakan perintis berdirinya program studi kesehatan masyarakat di UNLAM.
  4. Masalah kurikulum peminatan, itu semua muncul karena adanya permintaan dari pasar. Bahwa SKM yang diperlukan saat ini harus memiliki keahlian khusus yang diunggulkan dari 8 bidang keilmuan. 
  5. Kita mendukung RUU Tenaga Kesehatan untuk disahkan menjadi UU Tenaga Kesehatan, yang akan menjadi payung hukum untuk semua tenaga kesehatan termasuk kesehatan masyarakat.
Kontribusi : Deny Frayoga
 
Support : Copyright © 2013. KESEHATAN MASYARAKAT UNLAM - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger